-->

Inilah Manfaat Teh Bagi Kesehatan

DicatNews - Tanaman teh yang memiliki nama latin Camellia sinensisi telah dipercaya dan dikonsumsi sebagai minuman kesehatan sejak puluhan tahun yang lalu. Untuk membuktikan hal tersebut maka banyak studi yang ingin membuktikan manfaat teh bagi kesehatan. Faktanya, teh memang merupakan minuman yang memiliki banyak manfaat khususnya untuk kesehatan. Di bawah ini akan ada beberapa manfaat teh bagi kesehatan.



Teh Meningkatkan Kreativitas

Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Food Quality and Preference meneliti 50 murid dengan usia rata-rata 23 tahun. Para tim peneliti yang berasal Universitas Peking di Republik Rakyat Tiongkok tersebut memberi responden segelas teh hitam untuk diminum. Sementara, responden lain hanya diberi segelas air sebelum memulai kegiatan yang membutuhkan kemampuan kreatif dan juga kognotif. Semua hasil tes dipilih oleh orang yang tidak terlibat di dalam penelitian.

Hasil yang cukup signifikan dapat terlihat setelah para responden melalui tes kreasi dalam mendirikan bangunan. Responden yang meminum teh mendapatkan nilai 6,54 sementara responden yang hanya meminum air mendapatkan nilai 6,03. Untuk percobaan kedua para partispan diminta untuk memberi nama untuk restoran mie fiksional. Responden peminum teh mendapat nilai 4,11 dan responden peminum air mendapat nilai mendapat nilai 3,78.

Hasil dari penelitian tersebut menyimpulkan bahwa teh memengaruhi tingkat kreativitas namun konsumsi dalam jumlah kecil tidak memberikan efek jangka panjang. Jadi untuk kamu yang ingin menambah tingkat kreativitas, pastikan untuk mengonsumsi teh secara rutin ya!



Teh Hangat Bantu Kurangi Glaukoma

Seiring dengan bertambahnya umur, maka penyakit yang menimpa kita juga semakin beragam. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan bahwa penyakit-penyakit tersebut menyerang anak di bawah umur, termasuk glaukoma. Penelitian dalam British Journal of Ophthamology meneliti hasil pemerikasaan mata sebanyak 1.678 responden berusia di atas 40 tahun dan menganalisa data survei kesehatan dan nutrisi di seluruh dunia pada tahun 2005.

Setelah melihat hasil penelitian tersebut, peneliti melihat adanya hubungan antara mengonsumsi teh hangan dengan glaukoma secara umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi teh hangat sebanyak 6 kali seminggu memiliki sedikit kemungkinan terkena penyakit glaukoma. Faktanya, orang yang menyeduh teh secara tradisional memiliki kemungkinan 74% lebih kecil mengalami glaukoma. Akan tetapi dalam penelitian ini para peneliti menyadari adanya kekurangan. Seperti salah diagnosa atau fakta sedikitnya responden yang terkenal glaukoma.

Teh Meningkatkan Kesehatan Mulut

Tanaman teh terutama teh hijau memiliki kandungan polifenol yang baik untuk kesehatan mulut. Maka dari itu kandungan teh hijau banyak digunakan untuk produk pasta gigi atau pewangi mulut. Selain itu, teh hijau juga dapat membantu menghilangkan lubang pada gigi. Hal ini diperkuat oleh hasil penelitian dari The University of British Columbia’s Faculty of Dentistry. Kelompok peneliti mengukur tingkat senyawa yang menyebabkan bau tidak sedap. Setelah diberi bubuk teh hijau dan zat lain yang membantu mengurangi bau mulut. Hasilnya, napas orang yang mengonsumsi bubuk teh hijau jauh lebih baik.



Teh Mengurangi Risiko Kanker

Teh memang diketahui dapat melawan beberapa tipe kanker. Menurut penelitian tanaman teh, khususnya teh hijau memiliki kandungan polifenol yang disebut sebagai epigallocatechin 3 gallate (EGCG). EGCG adalah kandungan yang dapat mematikan sel kanker.

Dalam jurnal A New Function of Green Tea: Prevention of Lifestyle-related Diseases penelitian yang dilakukan di kota Yoshimi prefektur Saitama membagi responden menjadi tiga kelompok. Peneliti membagi kelompok berdasarkan banyaknya teh hujau yang dikonsumsi per hari. Tiga kelompok tersebut adalah kelompok yang yang mengonsumsi teh hijau sebanyak 3 gelas, 4-9 gelas, dan lebih dari 10 gelas. Responden yang mengonsumsi lebih dari 10 gelas teh hijau per hari menunjukkan hasil lebih rendah terkena risiko kanker paru-paru, kanker hati, dan kanker usus.



Teh Mengurangi Risiko Diabetes

Manfaat teh lainnya ditemukan dalam Asia Pacific Journal of Clinic Nutrition menyebutkan bahwa teh dapat mengurangi risiko diabetes. Peneliti juga mengatakan bahwa dengan mengonsumsi teh, kadar gula yang dihasilkan dari aktifitas “ngemil” dapat diredam. Tim Bond dari Tea Advisory Panel melakukan penelitian pada 24 responden. Setengah dari responden mrmiliki kadar jumlah normal dan setengah lainnya telah didiagnosis mengalami pra-diabetes.
Sehari sebelum setiap pengujian, peneliti meminta semua responden untuk menghindari olahraga dan makan secukupnya. Responden hanya makan malam dengan makanan yang mengandung gula rendah. Keesokan paginya, sampel darah mereka diambil dalam keadaan puasa.



Teh Memperkuat Tulang

Kamu percaya tidak kalau teh juga bisa bermanfaat untuk tulang? Ya, kamu benar. Selain bermanfaat untuk mengurangi risiko beberapa penyakit di atas teh juga bermanfaat untuk memperkuat tulang dan mengurangi risiko radang sendi. Beberapa studi juga telah membutktikan bahwa teh dapat memperkuat tulang. Salah satunya adalah penelitian di Inggris yang dilakukan oleh Hegarty VM, May HM, Khaw KT. ditemukan bahwa orang yang meminum sebanyak 3 gelas atau lebih per harinya memperlihatkan hasil penuruan terhadap risiko radang sendi yaitu rematik dibandingkan dengan orang yang tidak mengonsumsi teh.
Penemuan ini sangat penting bagi kesehatan tulang, terutama untuk orang dengan usia lanjut. Dengan bertambahnya umur, maka pengikisan tulang cenderung lebih cepat dibandingkan dengan proses perbaikan tulang. Maka dari itu, tidak ada salahnya bagi kita untuk memulai membiaskan diri untuk meminum teh setiap hari agar bisa merasakan manfaat teh bagi kesehatan.


Sumber : berbagai sumber

0 Response to "Inilah Manfaat Teh Bagi Kesehatan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel